Sudah jadi karakternya lelaki untuk memiliki hawa nafsu yang lebih besar daripada wanita.. (Normalnya begitu...) Oleh karena itu, mereka jauh lebih gampang tersulut kemarahannya dibandingkan wanita yang (normalnya lagi..) punya watak keibuan yang sabar..
Sayangnya, para lelaki (berarti termasuk saya) masih sulit mengontrolnya, terutama ketika bergaul dengan lawan jenis. Kehidupan sehari-hari sudah menyatakan begitu. Karena tidak punya ilmu agama yang baik, yang satu gemar memberi umpan, yang satu lagi getol menyambar umpan itu.
QS. An Nuur: 30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".
Dan karena itu, Islam memberi batas untuk para laki-laki, bahwa
"Apa-apa yang berada di antara pusar dan lutut adalah aurat"
(Hadits hasan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Daraquthni) dan ini merupakan pendapat jumhur ulama.
Walaupun laki-laki sedang bersama laki-laki, dan wanita sedang bersama wanita, tetapi Islam menganjurkan
"Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki lainnya dan janganlah juga seorang wanita melihat aurat wanita lainnya."
(H.R Muslim)
Salah satu penyebab munculnya gay dan lesbian adalah karena anjuran di atas diabaikan...
Mata memang harus dipakai sewaktu berjalan dan berkendara, biar sampai ke tujuan dengan selamat. Tetapi seringkali mata kita tanpa bisa kita cegah terpaksa menubruk ke berbagai macam makhluk, termasuk makhluk terindah di mata lelaki.. Dan bahaya mata ini sangatlah besar jika tidak dikendalikan...
Rasulullah bersabda: “Janganlah kamu ikuti pandangan (pertama) itu dengan pandangan (berikutnya). Pandangan (pertama) itu boleh buat kamu, tapi tidak dengan pandangan selanjutnya.”
Dan di dalam Musnad Imam Ahmad, diriwayatkan dari Rasulullah : “Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat.” Inilah kurang lebih makna hadits tersebut.
QS. Yusuf: 53. Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Islam adalah seperangkat perlengkapan untuk hidup, mulai dari bangun tidur, makan, menikah, bahkan masuk WC pun ada manual handbook-nya. Muslim yang baik tidak akan melewatkan satu halaman pun dari ajaran komplet ini..
QS. Al Jatsiyah: 18. Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
Ini adalah peringatan bagi diri saya sendiri, dan juga teman-teman sekalian..