Minggu (7/7) lalu, saya berkesempatan menggunakan Sinar Jaya. Sepengetahuan saya, Sinar Jaya adalah salah satu perusahaan transportasi umum paling sukses terutama di jalur Purbalingga-Jakarta. Kemarin itu, saya bermaksud ke rumah kakak ipar di Ciledug. Sinar Jaya punya banyak trayek, dan untungnya ada satu trayek yang sampai ke Ciledug, Tangerang, via Lebakbulus.
Tarifnya Rp 80.000,- per orang. Busnya AC - Ekonomi dengan formasi kursi 3-2. Jadi, cukup padat dan sesak. Bahkan, saat berada di pertengahan perjalanan saya menyaksikan sendiri sopirnya sampai memberhentikan busnya dan beranjak dari kursi untuk mengingatkan beberapa orang pendaki gunung yang ngobrol dengan suara yang terlalu keras. Setelah itu, suasana menjadi lebih tenang.
Kami berangkat pukul 16.30 WIB. Setelah menempuh sekitar satu jam lebih perjalanan, di sekitar Pemalang, bus berhenti di semacam Rest Area yang kemungkinan milik Sinar Jaya sendiri. Kami berhenti kurang lebih 45 menit untuk salat dan makan malam. Bus memasuki tol di sekitar daerah Tegal.
Sampai di gerbang tol Cikampek, sekitar pukul 00.30 WIB, kami memasuki stasiun pengisian bahan bakar, kemudian masuk tol lagi sampai mendekati Lebakbulus. Kami turun di perempatan Ciledug dekat CBD mall pada pukul 04.15 WIB.
Dari segi kondisi bus, AC-Ekonomi memang bukan yang terbaik. Armada Laksana tipe Legacy yang sudah cukup berumur menghasilkan bunyi-bunyian di setiap melewati jalan cor beton atau jalan jelek. Ada yang terlihat lebih nyaman dan armada yang lebih baru, tapi mungkin untuk kelas Eksekutif. Tapi ini salah satu yang termurah bagi yang ingin bepergian dari Purwokerto/Purbalingga ke Jakarta. Harga tiketnya bahkan sama dengan arah ke Yogya, yang jaraknya setengah kali lebih pendek. Banyak yang bilang, tiket ke "barat" lebih murah daripada ke "timur".