24 March 2009
Manajemen Waktu
Dulu, ketika aku masih hanya berstatus mahasiswa tulen, waktuku selalu surplus. Tak pernah kurang. Selalu menyisakan waktu. Berangkat kuliah, pulang ke kos. Sudah... Apalagi?
Tapi sekarang, semenjak aku "berubah", waktu serasa mendesakku begitu keras. Seolah-olah aku berada di antara dua dinding yang terus menerus menyempit secara perlahan menuju ke arahku.
Dulu aku sudah berusaha mencatat setiap rencanaku dalam sebuah buku kecil. Alhamdulillah, sedikit lebih tertata. Tapi sekarang, aku seakan terlalu sibuk untuk hanya sekedar mencatatkan agenda-agendaku di dalam buku kecil itu. Aku kembali kelelahan. Aku serasa telah mengecewakan banyak orang dengan melanggar waktuku sendiri. Bahkan aku telah mengecewakan diriku sendiri, karena aku tak mampu memenuhi hak-hakku sendiri dengan baik.
Ya Allah.. bantulah aku.. bantulah hamba-Mu.. aku lemah tanpa-Mu..
Kubersujud pada-Mu.. setelah itu, kuharap Rahmat-Mu, menyapa sejuk harap cemasku..
Tapi sekarang, semenjak aku "berubah", waktu serasa mendesakku begitu keras. Seolah-olah aku berada di antara dua dinding yang terus menerus menyempit secara perlahan menuju ke arahku.
Dulu aku sudah berusaha mencatat setiap rencanaku dalam sebuah buku kecil. Alhamdulillah, sedikit lebih tertata. Tapi sekarang, aku seakan terlalu sibuk untuk hanya sekedar mencatatkan agenda-agendaku di dalam buku kecil itu. Aku kembali kelelahan. Aku serasa telah mengecewakan banyak orang dengan melanggar waktuku sendiri. Bahkan aku telah mengecewakan diriku sendiri, karena aku tak mampu memenuhi hak-hakku sendiri dengan baik.
Ya Allah.. bantulah aku.. bantulah hamba-Mu.. aku lemah tanpa-Mu..
Kubersujud pada-Mu.. setelah itu, kuharap Rahmat-Mu, menyapa sejuk harap cemasku..
Subscribe to:
Posts (Atom)
Ke Ciledug Naik Sinar Jaya di 2019
Minggu (7/7) lalu, saya berkesempatan menggunakan Sinar Jaya . Sepengetahuan saya, Sinar Jaya adalah salah satu perusahaan transportasi umum...
-
Wah, susah.. Semakin modern suatu peradaban, semakin mudah segala sesuatunya direkayasa sehingga kebenaran menjadi kabur. Banyak yang tidak ...
-
"Tapi di sana, dia main film drama juga. Di Jepang itu artisnya lebih profesional, mereka siap untuk main di film apa saja," ujar ...