#DropdownMenu { background:#ff6803; border-radius:6px; width: 880px; height: 35px; font-size: 12px; font-family: Arial, Tahoma, Verdana; color:#FFFFFF; font-weight: bold; margin-bottom: 30px; padding: 2px; } #Dropdownbox { width: 875px; border-radius:6px; float: left; margin: 0; padding: 0; } #strike { border-radius:6px; margin: 0; padding: 0; } #strike ul { border-radius:6px; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; } #strike li { border-radius:6px; list-style: none; margin: 0; padding: 0; } #strike li a, #strike li a:link, #strike li a:visited { border-radius:6px; color:#FFFFFF; display: block; font-size: 16px; font-family: Georgia, Times New Roman; font-weight: normal; margin: 0; padding: 9px 15px 8px; } #strike li a:hover, #strike li a:active { border-radius:6px; background:#FFFFFF; color:#ff6803; margin: 0; padding: 9px 15px 8px; text-decoration: none; } #strike li li a, #strike li li a:link, #strike li li a:visited { border-radius:6px; background:#ff6803; width: 150px; color:#FFFFFF; font-size: 14px; font-family: Georgia, Times New Roman; font-weight: normal; float: none; margin: 0; padding: 7px 10px; border-bottom: 1px solid #FFF; border-left: 1px solid #FFF; border-right: 1px solid #FFF; } #strike li li a:hover, #strike li li a:active { border-radius:6px; background:#FFFFFF; color:#ff6803; padding: 7px 10px; } #strike li { border-radius:6px; float: left; padding: 0; } #strike li ul { border-radius:6px; z-index: 9999; position: absolute; left: -999em; height: auto; width: 170px; margin: 0; padding: 0; } #strike li ul a { border-radius:6px; width: 140px; } #strike li ul ul { border-radius:6px; margin: -32px 0 0 171px; } #strike li:hover ul ul, #strike li:hover ul ul ul, #strike li.sfhover ul ul, #strike li.sfhover ul ul ul { border-radius:6px; left: -999em; } #strike li:hover ul, #strike li li:hover ul, #strike li li li:hover ul, #strike li.sfhover ul, #strike li li.sfhover ul, #strike li li li.sfhover ul { border-radius:6px; left: auto; } #strike li:hover, #strike li.sfhover { border-radius:6px; position: static; }

17 December 2007

A Bit of Heart Beat


The life is getting confusing.... I mean, I am confused with myself. I know very well, I want to meet You. It's just, I want to live this life peacefully. You Know, it seems the world always needs money to stay alive. And I cannot afford it. I wish I could live alone, having no one put hopes on my shoulders.
I would live only for You. I would live alone.. I would live on the immortal, unlimited freedom. It is the best thing when we can freed ourself from this dangerous world.

But, I know, only by living through this world I can meet You. I mean, here I am, in this world, with many people living beside me. I cannot forget them. And they won't me..

Just live your life....

15 December 2007

Pentingnya Olahraga

Apa yang kamu pikirin kalo kamu disuruh olahraga? Kecuali emang udah punya rasa cinta yang besar terhadap olahraga, pasti kita rata-rata nggak ada yang mau olahraga. Usia-usia sekolah jelas lebih menguntungkan secara formalitas karena mereka emang punya agenda rutin melaksakan olahraga, entah senam setiap minggu sekali buat seluruh sekolah, atau berupa materi pelajaran buat siswanya. Tapi buat yang udah nggak nyium bangku sekolah lagi, aktivitas olahraga jadi barang langka. Kegiatan sehari-hari orang awam sedikit yang nyenggol urusan olahraga. Sebagian besar emang menyita fisik, tapi dibandingkan olahraga, jelas berbeda esensinya, dong.

Kata teman saya, yang didengarnya langsung dari seorang dokter, profesi apapun, walaupun membuat napas kita tersengal-sengal dan keringat mengucur deras, tetap tidak bisa disamakan khasiatnya dengan olahraga. Jadi, sekalipun tangan kita sehari-harinya dipake buat ngulek adonan martabak satu ember, sampe kaos dibanjiri peluh (bauu!!), tetep aja beda ma kaki-kaki kita yang dipake lari-lari ringan di lapangan tiap Minggu pagi.

Intinya, jiwa yang dipaksa melakukan rutinitas bekerja dengan jiwa yang terbawa aktivitas olahraga akan membawa suasana yang berbeda. Tau sendiri, lah, orang yang berolahraga biasanya kaya gimana... Mereka biasanya mengajak teman, keluarga, pasangan, hewan peliharaan, dll. Kondisi ini akan meringankan pikiran mereka karena terbantu canda tawa yang sering menghiasi selama berolahraga. Lingkungan tempat mereka berolahraga juga menjadi hal yang penting untuk membantu menjernihkan pekatnya benak setelah -- misalnya -- 6 hari bekerja.

Nah, kalo bekerja, kan beda lagi. Bekerja ya biasanya di tempat yang itu-itu aja. Sama orang yang itu-itu aja. Bikin hati sumpek dan pasti jenuh. Ditambah sama atasan yang marah-marah melulu. Ato kalo kita atasannya, berarti bawahannya yang ngeyel mulu. Apalagi pekerjaan terus memburu untuk cepat dikelarin. Wah, stress banget pokoknya! Sebagai pengecualian, atlet-atlet olahraga umumnya sudah bisa mengatur suasana jiwa mereka, sehingga stress bisa diminimalisir selama mengerjakan profesi-olahraga mereka.

Tetep aja yang namanya manusia ya rentan stress. Dan olahraga emang cuma salah satu terapi termurah, terpraktis yang bisa dilakuin untuk ngatasin stress. Tak lupa, kesehatan raga pasti didapat jika kita rutin dan enjoy berolahraga. Men sana in corpore sano.

12 December 2007

Latest Trip Home

From Friday to Tuesday (7-11/12) I went home. My mother was going to hold a meeting - I call it pengajian - in our house so she would like me to help this event succeed. I needed to go home - also - because I had to pay the annual tax of my motorcycle.

This was my first time to go alone - without my brother, my friends, or anyone, so I was able to bring myself home as quick - or late - as I want. Yogyakarta-Purbalingga was spent in 3 hours, the fastest I ever get. Pbg-Ykt was 4 hours. My average speed was 80-90 km/h.

Alhamdulillah, Allah is always there for me.

04 December 2007

Dangerous Scam

Have you ever received an email from a stranger promising you millions of dollars? - You should just delete it, because it is a pack of lies.

However, some people answers them, and they soon find out that they have to pay some fee in order to get the millions. Then comes the second fee, and the third fee, etc etc. No one has ever received the millions, but many have lost a lot of money, and some have even got killed.

The fraud is difficult to stop, but we can have some fun, and have the criminals use their time in vain. That is called scambaiting.


Salam....

Teman, baru-baru ini saya dapet beberapa buah e-mail dari seorang cewek luar negeri. (Cieee...) Dia (ngakunya) bernama Maravella Diane, putra Dr Banabas Diane, seorang bisnisman dan politikus di negara Cote d'Ivoire (Pantai Gading). Kesan pertama, sih, nggak ada yang luar biasa. E-mail kedua yang saya dapet juga nggak aneh-aneh banget. Hanya pas e-mail kedua itu, saya jadi pengin buat cerita pendek atau malah novel sekalian. Hehe.. Soalnya, kisah yang Maravella ceritain di email keduanya sungguh-sungguh menyentuh. Dr Banabas Diane dan istrinya (atau ibunya) tewas dalam sebuah serangan, dan Maravella berhasil nyelametin diri ke Senegal, negara di mana dia sekarang menetap di sebuah kamp pengungsian (refugees camp).

Lah, ternyata pada e-mail yang ketiga, dia langsung blak-blakan, deh, meminta saya ngelakuin sesuatu buat dia. Ujung-ujungnya, ternyata saya disuruh mentransfer segepok uang kepadanya. Katanya, buat ngurusin warisan ayahnya dan dianya bisa pindah ke negara saya, biar nanti (sesuai yang dia bilang) bisa ngelanjutin studi kuliahnya dan juga hidup sama saya.. (waaaaahh...)

Tadinya saya percaya, sih. Soalnya, saya emang kemudian nengok wikipedia, ngecek data-data tentang negaranya dan konflik yang melanda negaranya. Ternyata emang betul ada. (Mungkin sayanya aja yang rada kurang pergaulan kali...^_^) Semangat berprasangka baik juga ngejaga kepercayaan saya terhadap cewek yang juga sempat ngirimin dua buah fotonya kepada saya ini. (Foto orang lain pastinya.)

Tapi ada beberapa kejanggalan yang bikin saya mulai ragu akan kepastian 'keberadaan' sosok gadis malang ini. Kenapa saya jadi tak percaya lagi? Yang pertama, karena tiap dia ngebalas e-mail dari saya, atau setidaknya tiap ngirim e-mailnya, dia langsung nggunain kata-kata yang menjurus ke semacam hubungan yang rada-rada serius (persis kaya orang yang udah putus asa nyari jodoh...) Di e-mail kedua dan seterusnya, dia selalu bikin opening dan ending yang bikin saya agak gimanaaa gituu... pokoknya, pake kata-kata 'love', atawa 'my dear' melulu. Lah, belon kenal aja udah bikin bulu merinding. Apalagi nanti klo ketemyu?!

Trus saya dikasih alamat e-mail dari customer service bank yang katanya tempat nyimpen simpanan almarhum ayahnya. Saya disuruh tanya-tanya dulu, gimana caranya biar urusan transfer warisan dari bank itu ke rekening saya bisa lancar. Saya cuma ngecek alamat yang di belakang karakter @ (misalnya @yahoo.com). Ternyata akun e-mail itu cuma bikinan orang biasa, bukan bener2 kepunyaan sebuah bank. Moso' bank internasional (katanya sih Bank Kerajaan Skotlandia) nggak punya situs & e-mail sendiri.

Trus, akhirnya saya simpulin ini cuma tipuan belaka, stelah saya temukan situs delphifaq.com. Di situ ada satu forum yang digunain ngebahas tipuan-tipuan kaya gini. Namanya 'dating scams'. Ada banyak comment dari korban-korban (tapi nggak sampai ada korban jiwa, kok) dari e-mail tukang kuras duit ini. Intinya, mereka jadi tahu bahwa e-mail yang seperti dikirimin ke saya (oleh seseorang named Maravella) adalah sama semua. Hanya berganti nama (orang dan negara yg berkonflik), dan jumlah uang warisan yang dijanjikan diganti nominalnya (ada yang tidak berubah). Plus sedikit foto2 'penguat' kebohongan.

Yah, perasaan saya campur aduk jadi satu seabis tahu kalo ini cuma tipuan. Impian jadi kaya mendadak ilang, deh. Hehe... Bahayanya, saya jadi sering berkhayal yang nggak-nggak gara-gara mikirin uang warisan khayal itu. Tapi, ya sudah, yang penting sekarang sudah ketahuan, n the life must go on.

Mulai sekarang, ati-ati ya teman! Kalo ada yang mo nawarin kamu duit tapi ternyata dia minta duit 'penjamin' duluan, berarti masih ada yang kurang beres, dan harus banyak dipertanyakan. Mirip penipuan di Indonesia, tapi ni pake e-mail....

Bisa liat sendiri di http://www.delphifaq.com/outside_the_cube_dating_scams.htm
atau di http://vladd_makoto.blogs.friendster.com/you_got_me/

Salam

01 December 2007

Waiting for "it"

The weather is going stranger. Last week I watched The Day After Tomorrow.

The life is getting harder. Yesterday I heard someone knocking on out of sorrow.

The road is getting longer. My bike didn't want to start last night. Oh, God!

The time is always 24 hours a day. So what??

Some words from a friend

Karakter bisa dirubah sesuai perjalanan pembelajaran hidup qt. Ambillah hikmah di setiap rangkaian skenario yang telah dirangkaikan oleh 'Sang Pembuat Skenario Terbaik'. Pasti ada pembelajaran disana.
Ya, qt saling mengingatkan aja, saling melengkapi. Dalam sbuah tim masing-masing punya peran tersendiri.
Bagaikan sebuah bangunan ada yang berperan jadi lantai, dinding, tiang atau atap. Nggak ada yang tidak memainkan peran. Dimanapun peran qt yang terpenting bukan sabagai apa qita, tapi, sebaik mungkin bisa memerankan sesuai perannya... Berikan yang terbaik...

Ni kata-kata yang berarti banget buat saya. Sungguh saya pengin ngucapin terima kasih yg sebanyak-banyaknya atas semuanya. Beruntung banget bisa kenal orang ini...

Our characters could be adjusted along our life learning experience. Take lessons in every step of our scenario that has been arranged by 'The Best Scenario Author'. There must be something you can find out there.
Yeah, let's just remind and harmonize each other. In a team, each person has their single role.
Just like a building, someone should be the floor, another the walls, the pillars, or the roof. No one has no role. Wherever our position, it's not who we are in the team, but how we do our parts as a team... Give the best of us...

Ke Ciledug Naik Sinar Jaya di 2019

Minggu (7/7) lalu, saya berkesempatan menggunakan Sinar Jaya . Sepengetahuan saya, Sinar Jaya adalah salah satu perusahaan transportasi umum...